Anak merupakan salah satu populasi yang paling rentan dalam hal gizi. (1) Pola makan dan pemilihan bahan makanan pada anak berdasarkan kebutuhan usianya sangat berpengaruh terhadap status gizi. (2) Status gizi baik dapat dicapai bila tubuh mendapatkan asupan gizi dari segi kualitas dan kuantitas yang memadai. Jika hal tersebut dilakukan secara berkesinambungan maka dapat menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan yang baik pada anak di masa mendatang. (3)

Apakah kamu tahu?

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T154641.535

Kekurangan dan kelebihan gizi pada anak dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, mental dan intelektualnya. (1) Asupan makanan yang melebihi kebutuhan tubuh akan menyebabkan kelebihan berat badan dan penyakit lain yang disebabkan oleh kelebihan zat gizi. Sebaliknya, asupan makanan kurang dari kebutuhan akan menyebabkan tubuh menjadi kurus dan rentan terserang berbagai penyakit. (2)

Apa itu gizi seimbang?

Gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung berbagai zat gizi dalam jenis dan jumlah sesuai kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal secara teratur. (4)

Kebutuhan gizi sehari pada anak

Idealnya, kebutuhan gizi anak yang harus terpenuhi dalam sehari terbagi menjadi dua kelompok, yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Zat gizi makro adalah semua jenis zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah banyak seperti energi, protein, karbohidrat dan lemak. Sementara, zat gizi mikro adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit seperti vitamin dan mineral. (5)

Anak itu usia berapa?

Anak adalah seseorang yang berusia 0 sampai 18 tahun, termasuk anak yang masih di dalam kandungan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Bayi baru lahir yaitu bayi umur 0 sampai 28 hari.
  2. Bayi yaitu anak mulai umur 0 sampai 11 bulan.
  3. Anak balita yaitu anak umur 12 bulan sampai 59 bulan.
  4. Anak prasekolah yaitu anak umur 60 bulan sampai 72 bulan.
  5. Anak usia sekolah yaitu anak umur lebih dari 6 tahun sampai sebelum berusia 18 tahun.
  6. Remaja yaitu kelompok usia 10 tahun sampai berusia 18 tahun. (4)
FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-03-06T082611.754

Yuk, ketahui pemberian gizi seimbang anak berdasarkan usianya

  1. Usia 0-6 bulan = ASI 100%
  2. Usia 6-8 bulan = Kebutuhan ASI 70%, kebutuhan MP-ASI 30% = MP-ASI dalam bentuk saring. = Tekstur lumat dan kental. = Kebutuhan MP-ASI per hari + 200 kalori (dapat diberikan 2-3 kali makanan utama dan 1-2 kali makanan selingan). Prinsip MP-ASI: • Tepat waktu, dimulai saat usia 6 bulan. • Memperhatikan kebersihan. • Diberikan terjadwal dan menyenangkan. • Cukup kandungan gizi. • Kebutuhan disesuaikan dengan usia anak. = MP-ASI terdiri dari makanan pokok, lauk hewani (diutamakan), lemak (minyak/santan), sayur dan buah (ditambahkan).
  3. Usia 9-11 bulan = Kebutuhan ASI 50%, Kebutuhan MP-ASI 50% = MP-ASI dalam bentuk dicincang, dicacah, dipotong kecil/ diiris. = Kebutuhan MP-ASI per hari + 300 kal (dapat diberikan 3-4 kali makan utama dan 1-2 kali selingan).
  4. Usia 12-23 bulan = Kebutuhan ASI 30%, Kebutuhan MP-ASI 70%. = Makanan diiris-iris jika diperlukan. = Kebutuhan MP-ASI per hari + 550 kal (dapat diberikan 3-4 kali makan utama dan 1-2 kali makan selingan). (6)
  5. Usia > 2 tahun dapat menggunakan konsep gizi “Isi Piringku”. Menurut prinsip “Isi Piringku”, anjuran makan sehat yaitu setengah (50%) dari total jumlah makanan setiap kali makan yaitu sayur dan buah dan setengah (50%) lagi adalah makanan pokok dan lauk pauk. “Isi Piringku” juga menganjurkan bahwa porsi sayuran harus lebih banyak dari porsi buah dan porsi makanan pokok lebih banyak dari porsi lauk pauk. Selain itu, “Isi Piringku” juga menganjurkan perlu minum setiap kali makan, bisa sebelum, ketika atau setelah makan. (4)

Selain mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam sesuai kebutuhan usia, anak juga perlu diperhatikan aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan berat badannya supaya normal untuk mencegah terjadinya gizi kurang dan gizi lebih. (1)

Jadi penting ga sih asupan gizi seimbang pada anak?

Asupan makan pada anak yang diperhatikan kualitas maupun kuantitasnya sejak lahir dapat  menghasilkan status gizi yang baik. Status gizi akan mempengaruhi tingkat kecerdasan dan  kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas di masa mendatang. Anak dengan  status gizi yang baik nantinya mampu menangkap ilmu yang lebih baik dan cepat sehingga  prestasi belajarnya baik. (7) 

Demikian penjelasan konsep perihal gizi seimbang pada anak. Demi mencapai hasil yang  optimal dan berdampak baik secara jangka panjang untuk anak, diperlukan penerapan yang  konsisten agar kemampuan anak dalam berbagai hal dapat tercapai dengan baik di masa  mendatang. 

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Rahmy, H. A., Prativa, N., Andrianus, R., & Shalma, M. P. (2020). Edukasi Gizi Pedoman Gizi Seimbang dan Isi Piringku Pada Anak Sekolah Dasar Negeri 06 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 3(2)
  2. Sambo M, Ciuantasari F, Maria G. (2020). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Prasekolah. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 11(1):423–9
  3. Khotimah, H., & Kuswandi, K. (2014). Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Desa Sumur Bandung Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Tahun 2013. Jurnal Obstretika Scienta, 2(1), 55-73
  4. Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
  5. Malinda, W., Hayati, Z., Ramadhanty, N., & Putri, Y. F. (2022). Kesehatan Diri Dan Lingkungan: Pentingnya Gizi Bagi Perkembangan Anak. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 1(02 July), 269-278
  6. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. (2023). Poster A2 Isi Piringku Berbagai Usia. Jakarta. Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat
  7. Sumiaty, S., & Hardi, I. (2018). Pengaruh Status Gizi Dengan Tingkat Kecerdasan Pada Siswa/I Sekolah Dasar di Kota Makassar. In Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Vol. 1, Pp. 71-77)

Masa anak-anak merupakan periode emas sekaligus kritis apabila tidak dipantau terkait asupan makanan, telah banyak studi yang membuktikan bahwa gizi seimbang ini mampengaruhi perkembangan otak dan fisik anak secara optimal. Permasalahan gizi yang masih dihadapi oleh Indonesia yaitu “Triple Burden” dimana individu mengalami ketidakseimbangan pemberian gizi yang mengakibatkan gizi buruk, gizi lebih atau obesitas dan gizi kurang atau malnutrisi. Stunting salah satu permasalahan gizi yang masih banyak terjadi di Indonesia, dengan dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab salah satunya pola makan dan menu makanan yang dikonsumsi oleh anak selama masa perkembangan dan pertumbuhan. Yuk simak! artikel ini akan membahas pentingnya sarapan bagi anak yang berdampak pada tumbuh kembang, jadi jangan sampai terlewat!

1. Pengertian

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T153416.209

Sarapan ialah kegiatan makan pagi atau asupan makanan pertama yang masuk sebagai bahan energi setelah tubuh mengalami puasa selama tidur di malam hari (1). Anak usia sekolah perlu banyak gizi karena memasuki fase “Golden Age” dimana membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dan seimbang sebagai pemenuhan gizi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan terutama otak. Pada studi yang dilakukan butuh sekitar 71,6– 89,1% dan antara 85,1–137,4% tingkat kecukupan energi dan protein anak usia 7-12 tahun yang dibutuhkan, terutama yang tidak atau kurang sarapan serta tidak membawa bekal (2). Kejadian malnutrisi ialah kekurangan energi dan protein berat akibat ketidakseimbangan asupan gizi dengan kebutuhan tubuh. Hal tersebut membuktikan bahwa hubungan sarapan pagi dan pemilihan makanan ini berpengaruh terhadap perubahan gizi anak. Perlu menjadi perhatian bahwa anak yang terlihat sehat dan beraktivitas seperti biasa dengan tetap mengkonsumsi jajanan luar dapat berefek panjang jika tubuh tidak mampu mempertahankan sistem imun.

2. Pentingnya Sarapan dan Bekal Bagi Perkembangan Anak

Pada perkembangan zaman ini dan beragamnya jajanan disekitar, membuat anak-anak tidak jarang salah dalam memilih makanan. Dalam usia anak-anak, mereka lebih menyukai makanan unik dan menarik yang berada diluar rumah akan tetapi kurang nilai gizinya (3). Bagaimana menu makanan yang baik bagi gizi anak? Berikut merupakan sumber pangan yang seimbang dan perlu ada dalam menu makanan anak (4).

  1. Karbohidrat yang cukup sebagai bahan sumber energi
  2. Protein, terutama protein nabati dan hewani yang berfungsi untuk pertumbuhan
  3. Lemak yang cukup mampu bekerja sebagai bahan energi
  4. Vitamin dan mineral yang cukup juga dapat menyeimbangkan kerja tubuh dan kesehatan secara keseluruhan
FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T153400.350

Pemenuhan gizi tersebut dapat menjadi awal pencegahan terjadinya stunting dengan memilih makanan gizi seimbang. Dengan sarapan yang memperhatikan menu seimbang didalamnya ini mampu memenuhi kebutuhan gizi anak serta mengurangi terjadinya gangguan gizi setelah memenuhi tiga kali makan dalam sehari (4). Pemberian pola makan anak usia sekolah dengan sarapan sebelum memulai aktivitas ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan status gizi anak sehingga terhindar dari gizi kurang dan gizi buruk karena malnutrisi pada anak meningkatkan risiko penurunan IQ 10-13 poin dan kecerdasan anak dalam berfikir serta dapat meningkatkan risiko kesakitan bahkan kematian (5) Akan tetapi, tidak semua orang tua bisa dan mampu menyiapkan sarapan untuk anak yang diakibatkan faktor pekerjaan, pendidikan, atau kemauan anak dalam menyantap sarapan pagi. Alternatif lain agar anak tetap sarapan dan memenuhi pola makan 3 kali sehari serta mengurangi makan jajanan dari luar yaitu dengan membawa bekal dan air putih dari rumah untuk dibawa ke sekolah (6). Apa saja sih manfaat dari membawa bekal? Bukankan akan lebih repot? Berikut merupakan manfaat dari membawa bekal untuk anak disekolah (5).

  1. Dapat mengurangi risiko terjadinya peningkatan angka kesakitan atau kematian disebabkan pemenuhan gizi yang salah akibat jajanan sembarangan dan kkurang mencukupi gizi setiap harinya.
  2. Mampu makan siang tanpa harus pulang kerumah atau jajan sembarangan apabila tidak memiliki kantin sekolah
  3. Anak-anak akan mudah memperhatikan dan menerima pelajaran apabila telah memiliki bekal makan siang/pagi tanpa harus khawatir lapar saat pelajaran
  4. Anak dapat makan dengan menu seimbang sesuai dengan porsi sehingga terpenuhi gizi dan memperbaiki gizi

Pemenuhan kebutuhan zat gizi pada usia anak sekolah ini merupakan hal yang sangat penting untuk dipenuhi, karena kekurangan energi dan zat gizi lainnya akan berdampak negatif bagi masa yang akan datang, hal tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya kelahiran stunting atau malnutrisi di generasi selanjutnya (6). Pemilihan menu makanan sehari dapat diterapkan sesuai prinsip gizi seimbang dimana memperhatikan susunan yang variasi, penampilan unik dan menarik agar dapat mudah disukai oleh anak usia.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Suraya, S., Apriyani, S. S., Larasaty, D., Indraswari, D., Lusiana, E., & Anna, G. T. (2019). “Sarapan Yuks” Pentingnya Sarapan Pagi Bagi Anak-Anak. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 2(1).
  2. Paramartha, D. N. A., Zainuri, Z., Nofrida, R., Sulastri, Y., Zaini, M. A., & Widyasari, R. (2019). Peningkatan Pemahaman Tentang Mutu Dan Jajanan Bergizi Bagi Siswa Sd Di Kota Mataram. Prosiding Pepadu, 1, 312-318
  3. Zogara, A. U., Loaloka, M. S., & Niron, M. F. V. D. K. (2023). Edukasi Gizi Meningkatkan Pengetahuan Gizi Orang Tua Dan Siswa Sekolah Dasar Di Kota Kupang. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 15-18.
  4. Zamiyati, M. (2019). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Makanan Sehat Pada Anak Sekolah Usia 10-12 Tahun Di Sd Negeri Pengkol Kulon Progo (Doctoral Dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).
  5. Saragih, B. 2016. Sarapan Sehat Sebelum Jam 9 Untuk Perbaikan Gizi Dan Kemandirian Pangan. Pangan Dan Gizi Universitas Mulawarman
  6. Suryani, N., Fathullah, D. M., & Norhasanah, N. (2023). Edukasi Gizi Seimbang Dan Pemilihan Menu Makanan Melalui Kuliah Whatsapp Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Di Wilayah Kalimantan Selatan. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 317-324

Buah merupakan kelompok pangan sumber berbagai zat gizi mikro yang penting bagi metabolisme tubuh. (1) Buah adalah unsur yang penting bagi tubuh yang sehat sehingga buah menempati lapisan kedua di tumpeng gizi seimbang setara dengan sayuran. Mengkonsumsi buah adalah salah satu pesan penting pada pedoman gizi seimbang supaya setiap orang dapat mencapai kehidupan yang sehat. (2)

Bagaimana jika kita kurang mengkonsumsi buah?

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T151142.907

Kurangnya konsumsi buah merupakan penyebab risiko ke-10 tertinggi dari angka kematian di dunia. (3) Kurangnya konsumsi buah menjadi salah satu dari tiga faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker, stroke dan penyakit paru obstruktif akut. (4)

Ayo kita ketahui dahulu, manfaat konsumsi buah untuk tubuh

Mengkonsumsi buah setiap hari merupakan pola makan yang baik dan mampu menunjang gaya hidup sehat. Manfaat buah-buahan untuk tubuh kita adalah sebagai berikut:

  1. Sumber vitamin Buah adalah sumber vitamin dan berbagai jenis vitamin yang ada di buah.
  2. Sumber air dan gizi Buah adalah salah satu sumber air untuk tubuh dan kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
  3. Sumber antioksidan Buah adalah salah satu sumber antioksidan alami terbesar yang ada di dunia.
  4. Mencegah penyakit tertentu Buah-buahan adalah salah satu cara untuk menghindarkan kita agar tidak terserang penyakit berbahaya dan berbagai penyakit lainnya.
  5. Obat luar tubuh Buah-buahan juga dapat digunakan untuk menggunakan obat luar seperti jerawat, bisul dan sebagainya. (5)

Yuk, ketahui manfaat buah berdasarkan warnanya

Buah-buahan yang beranekaragam, berdasarkan warna dikelompokkan menjadi 5 yaitu:

  1. Warna merah, Buah yang berwarna merah mengandung likopen, Zat tersebut termasuk jenis antioksidan yang mampu mencegah kanker, mencegah stroke, khususnya yang diakibatkan oleh pembekuan darah (stroke iskemik). Buah: pepaya (merah), tomat, stroberi, semangka, ceri (kersen), buah naga, jambu biji, jambu air dan sebagainya.
  2. Warna oranye dan kuning, Buah yang berwarna oranye dan kuning mengandung senyawa beta-karoten yang akan diubah menjadi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Buah: pepaya (kuning), mangga, nanas, nangka, melon, labu, belimbing, sawo, dan sebagainya.
  3. Warna hijau Buah yang berwarna hijau mengandung senyawa fitokimia isothiocyanate dan indole yang memiliki sifat antikanker Buah: alpukat, melon hijau, timun, apel manalagi, anggur hijau, dan sebagainya.
  4. Warna ungu Buah yang berwarna ungu mengandung antosianin yang merupakan antioksidan kuat untuk mencegah kanker, menurunkan tekanan darah pada orang-orang dengan hipertensi dan mencegah penyakit kardiovaskuler. Buah: Buah naga
  5. Warna putih Buah yang berwarna putih dapat menurunkan kolesterol jahat, menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan imunitas tubuh. Buah: manggis, rambutan, melon, salak, sirsak, srikaya, dan sebagainya (6)

Buah berwarna apapun mengandung zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, oleh karena itu akan lebih baik apabila dalam setiap konsumsi buah berisi berbagai variasi warna sehingga zat gizinya dapat saling melengkapi. Konsumsi beranekaragam buah dengan porsi cukup akan menjaga imunitas tubuh. (3)

Perlu Diingat!

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-02-18T140658.309

Manfaat buah-buahan memang melebihi yang kita ketahui bersama, namun ada beberapa  buah yang harus kita waspadai dalam mengkonsumsinya. Hal tersebut karena ada beberapa  buah-buahan yang mengandung lemak dan gula yang berlebihan. Selain itu, tidak semua  buah dapat dikonsumsi sesuka hati kita, karena ada kalanya anda harus menghindari  beberapa jenis buah, terutama jika anda sedang mengalami masa rehabilitasi dari penyakit  atau sedang memasuki masa pengobatan. Misalnya jika anda sedang terkena tekanan tinggi,  sebaiknya hindari makan buah durian. (7)

Anjuran Kebutuhan Buah dalam Sehari

Konsumsi buah sesuai anjuran, akan menurunkan risiko defisiensi gizi mikro dan serangan  penyakit tidak menular. Dalam Pedoman Gizi Seimbang secara umum dianjurkan untuk  mengkonsumsi buah-buahan untuk hidup sehat sejumlah 150 gram buah setara 2-3 porsi  buah setiap hari. (2)  Mengkonsumsi buah-buahan dapat menjadi salah satu usaha untuk menerapkan pola hidup  sehat. Dengan mengganti konsumsi camilan-camilan yang tidak sehat dengan buah-buahan  yang lezat, kita sudah berusaha untuk mengurangi risiko terkena gangguan kesehatan di  masa mendatang. Mari budayakan makan buah-buahan mulai sekarang.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Hidayati, D., Suyatno, S., Aruben, R., & Pradigdo, S. F. (2017). Faktor Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur Pada Anak Usia Sekolah Dasar (Studi Kasus-Kontrol Pada Siswasdn Sendangmulyo 03 Semarang Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 5(4), 638-647
  2. Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
  3. Kusmiyati, Rasmi DAC, Sedijani P, Khairrudin. (2022). Penyuluhan Tentang Pentingnya Konsumsi Buah untuk Menjaga Imunitas Tubuh. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(4), 6-11
  4. World Health Organization (WHO). (2014). Increasing Fruit and Vegetable Consumption to Reduce the Risk of Noncommunicable Diseases. E-Library of Evidence for Nutrition Actions (eLENA)
  5. P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Manfaat Buah-buahan untuk Tubuh Kita 1. Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diambil dari https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/apa-saja-manfaat-buah-buahan-bagi-tubuh kita
  6. Kusumawati, A. (2020). Lima Nutrisi Buah dan Sayur Berdasarkan Warnanya Yuk Cari Tau. Diambil dari https://www.identines.com
  7. Suryana, D. (Ed.). (2018). Manfaat Buah: Manfaat Buah-buahan. Bandung: Dayat Suryana Independent

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mana yang lebih baik untuk tubuh kita ? buah segar yang dipotong saja atau jus buah? Apakah nilai gizi diantara keduanya sama? Yuk kita bahas lebih lanjut.. Menurut salah satu artikel yang direlease di web stanford, mengkonsumsi 1 gelas jus buah setiap hari dapat menurunkan ½ pound berat badan (1 pound = 0,45kg) selama 3 tahun. Sedangkan, mengkonsumsi 1 porsi buah potong segar dapat menurunkan 1 pound berat badan.

Mari kita cek perbedaan nilai gizi antara buah potong dan jus buah…

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T142612.175

Data diatas merupakan perbandingan nilai gizi dari 80 mg buah jeruk dan 150ml jus jeruk. Jika dilihat, nilai kalori dan beberapa zat gizi yang lain tidak jauh berbeda. Tetapi, untuk vitamin c, asam folat apalagi serat pektin pada jus buah mengalami punurunan nilai gizi yang cukup banyak dibanding dengan buah segar. Serat pektin termasuk kedalam serat larut air yang memiliki sejuta manfaat. Seperti, pektin dapat mengikat dan membuang lemak / cholesterol yang ada pada makanan. Selain itu, pektin membantu mengontrol kadar gula darah dan hormon insulin. Serat pektin mampu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh, sehingga kadar gula dalam darah tidak melonjak secara drastis. Kemudian, serat pektin juga dapat menurunkan berat badan dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-09-05T142102.420

Tapi… kamu tidak terbiasa makan buah potong? Kamu bisa konsumsi buah hanya dengan cara dijus? Berikut beberapa tips, kamu tetap bisa minum jus buah tetapi tetap mendapat seratnya….

  1. Mencampur jus buah dengan susu dan yoghurt, ingat yaa… tetap batasi penggunaan gula sesuai anjuran Kemenkes.
  2. Mencampur buah potong pada snack harian kalian seperti puding, salad, pancake atau sandwich roti

Nah… tidak ada alasan lagi untuk menghindari makan buah yaaa… Menurut WHO anjuran kebutuhan buah harian kita yaitu:

  1. 300-400gram buah dan sayur per orang per hari untuk balita dan anak usia sekolah
  2. 400-600 gram buah dan sayur per orang per hari untuk remaja dan dewasa

    Untuk lebih jelasnya 150gram buah setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang dan 1 potong pepaya ukuran sedang serta 3 buah jeruk ukuran sedang Kebayang kaan berapa jumlah buah yang harus kita konsumsi perhari? yuk jangan skip buah dan sayur

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fruit-vs-fruit-juice-whats the-difference-197-30060 (Fruit vs. Fruit Juice: What’s the Difference?)
  2. Ruxton, carrie H. Madeleine Myers. 2021. Fruit Juice : Are they helpful or harmful? An Evidence review. Nutrients journal:13,1815
  3. Agnieszka Ciurzyńska1, Justyna Szerszeń2, Andrzej Lenart3. 2016. Pectin - a Functional Component of Diet. International Journal of Research Studies in Science, Engineering and Technology. Volume 3, Issue 9, September 2016, PP 20-27 ISSN 2349-4751 (Print) & ISSN 2349-476X

Halo sobat Ilmugiziku! Apa yang kalian rindukan menjelang momen Idul Adha? berkurban, berkumpul bersama keluarga atau bahkan menikmati santapan enak, seperti rendang sapi, gulai kambing, sate kambing dan lainnya. Bicara tentang santapan enak saat Idul Adha, tahu tidak saat mengonsumsi hidangan tersebut, berapa banyak kalori yang ada didalamnya atau apakah sehat bagi tubuh kita? mau tahu jawabannya? Let’s check it out!

Apa saja tradisi saat Idul Adha?

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-07-31T183048.519

Mendekati momen Idul Adha 2023, banyak tradisi atau kebiasaan yang dilakukan di tengah masyarakat. Tradisi utama yang biasanya dilakukan yaitu menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada orang yang membutuhkan. (3) Idul Adha juga tidak lengkap tanpa suguhan hidangan yang lezat dan menggugah selera. Biasanya identik dengan hidangan daging, seperti rendang sapi, gulai kambing, sate kambing dan lainnya.

Kolesterol daging kambing vs daging lainnya

Sebagian orang menghindari konsumsi daging kambing karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Perlu diketahui, kandungan kolesterol pada daging kambing lebih rendah bahkan dibandingkan daging sapi, ayam dan domba. Berikut jumlah kandungan kolesterol dan zat gizi lain per 100 g jenis daging: (5,6,7,8)

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-07-31T183457.460

Selain itu, dapat dilihat bahwa kandungan lemak jenuh (lemak jahat) pada daging kambing lebih rendah dibanding daging sapi dan juga domba. Oleh karena itu, daging kambing dapat dijadikan sebagai alternatif sumber protein hewani yang lebih aman dan sehat.

Tips sehat mengonsumsi daging

  1. Batasi porsinya Daging kaya akan sumber protein, vitamin dan mineral Daging adalah salah satu sumber utama vitamin B12 dalam makanan. Namun, beberapa daging mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Oleh karena itu, anda disarankan mengonsumsi 70 g (berat matang) daging merah atau olahannya saja dalam sehari agar terhindar dari kolesterol tinggi. (4)
  2. Pilih daging yang mengandung sedikit lemak Pada daging sapi, pilih potongan pinggang atau has dalam yang sedikit kandungan lemaknya Selain itu, anda bisa memotong atau memisahkan bagian lemak pada daging sebelum mengolahnya. (2)
  3. Masak daging dengan cara yang sehat Sebaiknya masak daging dengan cara dipanggang, dibakar atau dijadikan sup. Jika ingin menumis atau menggoreng, gunakan minyak yang sehat atau rendah kandungan lemak jenuh yaitu minyak dari biji atau buah tanaman, seperti minyak kanola dan minyak zaitun. (1)
  4. Tambahkan sayuran dan buah-buahan Agar lebih sehat, tambahkan sayuran dan buah-buahan saat mengonsumsi daging. Sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi bersamaan dengan daging dapat membantu mengurangi kadar kolesterol yang diserap tubuh. (1)

Rekomendasi hidangan enak dan menyehatkan saat Idul Adha

Berikut beberapa hidangan enak dan menyehatkan yang bisa anda coba saat Idul Adha:

  1. Sop Kambing Hidangan ini dibuat dari daging kambing, wortel, kentang, daun bawang, tomat merah dan rempah dengan kuah dari kaldu daging. Informasi gizi (1 mangkuk) mengandung 395 kalori; 32,3 g protein; 24,1 g lemak; 9,7 g karbohidrat; 93,8 mg kolesterol.
  2. Kambing Bakar Andaliman Hidangan ini dibuat dari daging kambing yang dibakar, dengan daun pepaya, kemudian disajikan dengan sambal andaliman khas Batak Toba. Informasi gizi (1 porsi) mengandung 455,5 kalori; 37,9 g protein; 31,7 g lemak; 3,1 g karbohidrat; 112,5 mg kolesterol.
  3. Soto Daging Madura Hidangan berkuah dengan isian daging sapi. Informasi gizi (1 porsi) mengandung 192,8 kalori; 14,5 g protein; 10,1 g lemak; 12,7 g karbohidrat; 37,5 mg kolesterol.
  4. Rawon Daging Sapi Sup daging sapi berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang mengandung kluwek. Informasi gizi (1 porsi) mengandung 267,4 kalori; 21,1 g protein; 16,8 g lemak; 7,7 g karbohidrat; 60 mg kolesterol.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Alodokter. Kaitan antara Kolesterol Tinggi dan Daging Kambing [Internet]. 2022 [cited 2023]. Available from: https://www.alodokter.com/daging-kambing-bukan-biang-kerok kolesterol-tinggi
  2. Dwiputra, K. Octavianus. Daging Sapi atau Daging Kambing, Mana yang Kolesterolnya Tinggi? [Internet]. Klikdokter. 2019 [cited 2023]. Available from: https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/daging-sapi-atau-daging-kambing- mana-yang-kolesterolnya-tinggi
  3. Nariswari, A. Vidya. Serba-serbi Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia: Manten Sapi hingga Bersih Desa [Internet]. Suara.com. 2022 [cited 2023]. Available from: https://www.suara.com/news/2022/07/10/194237/serba-serbi-tradisi-unik-idul-adha di-indonesia-manten-sapi-hingga-bersih-desa
  4. National Health Service UK. Meat in Your Diet {Internet]. 2021 [cited 2023]. Available from: https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/food-types/meat-nutrition/
  5. Roseland JM, Nguyen Q V, Williams JR, Patterson KY. USDA Nutrient Data Set for Retail Beef Cuts from SR, Release 3.0 [Internet]. 2013. 70 p. Available from: http//www.ars.usda.gov/nutrientdata
  6. U.S. Department of Agriculture. Game meat, goat, raw [Internet]. 2019 [cited 2023]. Available from: https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/175303/nutrients
  7. U.S. Department of Agriculture. Chicken, broiler or, fryers, breast, skinless, boneless, meat only, raw [Internet]. 2019 [cited 2023]. Available from: https://fdc.nal.usda.gov/fdc app.html#/food-details/171077/nutrients
  8. U.S. Department of Agriculture. Lamb, ground, raw [Internet]. U.S. 2019 [cited 2023]. Available from: https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/174370/nutrients

Salah satu hari besar umat beragama islam yaitu Idul Adha. Idul Adha atau hari raya kurban identik dengan penyembelihan hewan kurban seperti sapi, kambing, unta, dan lain-lain. Pada saat hari raya kurban, masyarakat akan mengolah berbagai olahan dari daging-dagingan yang diperoleh mulai dari gulai, sate, maupun rendang. Oleh karena itu, banyak masyarakat beranggapan bahwa olahan Idul Adha merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi kesehatan karena tinggi lemak. Namun, benarkah persepsi tentang hal tersebut sepenuhnya benar?

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan selepas sholat Idul Adha. Daging dari hewan kurban akan dibagikan kepada masyarakat sebagai ucapan syukur kepada Allah swt..Salah satu olahan yang menjadi primadona pada saat hari raya Idul Adha yaitu gulai kambing. Bahan utama pembuatan gulai kambing yaitu daging kambing, santan kental, rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, bunga lawang, serai, lengkuas, cabai rawit, dan daun jeruk, serta beberapa bumbu lainnya. (1) Gulai kambing ini kerap kali dikaitkan dengan kolesterol dan hipertensi. Jika dilihat berdasarkan bahan-bahan pembuatannya maka gulai kambing memang berisiko terhadap terjadinya penyakit kolesterol dan hipertensi, terkhusus pada seseorang yang sudah terdiagnosa kolesterol dan hipertensi sebelumnya.

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-07-31T182005.508

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang dibutuhkan untuk membangun dinding sel dalam tubuh dan bahan dasar dalam pembuatan hormon steroid. (2) Kolesterol secara normal dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Namun, pada beberapa keadaan kolesterol mampu meningkat secara drastis kadarnnya akibat faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal pemicu meningkatnya kolesterol yaitu konsumsi makanan tinggi lemak. Kolesterol yang tinggi akan tertimbun pada dinding pembuluh darah. Hal ini disebut dengan plaque.

Sedangkan hipertensi merupakan satu masalah kesehatan yang ditandai dengan seseorang mempunyai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. (3) Penyakit hipertensi pada umumnya akan dimulai dengan aterosklerosis, yaitu gangguan struktur anatomi pembuluh darah perifer yang selanjutnya akan menyebabkan kekakuan pada pembuluh darah. Kekakuan ini akan berlanjut pada penyempitan akibat semakin besarnya plaque yang menghambat aliran darah di pembuluh darah perifer. Hal ini menyebabkan bertambah berat kerja jantung dan meningkatnya upaya pemompaan jantung yang berdampak pada peningkatan tekanan darah dalam sistem sirkulasi. (4)

FOTO ARTIKEL WEBSITE - 2023-05-15T161551.425

Lantas, apakah gulai kambing aman bagi penderita kolesterol dan hipertensi? Kadar lemak dari gulai kambing yaitu 9,4 gram/100 gram daging. (5) Sebenarnya daging kambing memiliki kadang lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi. Kadar lemak pada daging kambing merupakan 9,2 gram/100 gram daging dan daging sapi memiliki kadar lemak 22 g/100 gram daging. (6) Pada faktanya kadar bahan lain dalam pembuatan gulai kambing justru menyumbangkan kadar lemak tinggi. Bahan lain tersebut adalah santan. Kadar lemak pada santan yaitu 21 gram/100 gram. (7) Tentunya semakin banyak santan yang dirasakan akan semakin tinggi kadar lemaknya. Hal inilah yang menyebabkan gulai kambing sangat berbahaya bagi penderita kolesterol dan hipertensi.

Namun tidak perlu khawatir, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menukar santan dengan bahan yang lain. Santan yang memberikan cita rasa gurih pada gulai dapat digantikan dengan susu skim. Susu skim merupakan susu bebas lemak. Walaupun kandungan lemaknya tidak ada dibandingkan susu lainnya namun susu skim tetap memiliki kandungan gizi yang sama dengan susu biasanya. Susu skim memiliki kelebihan mampu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. (8) Tentunya dengan fungsi yang sama, susu skim dapat menggantikan santan sebagai bahan pembuatan gulai. Untuk proses pembuatan gulai. Penelitian sebelumnya menunjukkan perbandingan gulai kambing menggunakan santan (250 gram) menghasilkan kadar lemak 8,41 gram dan gulai kambing menggunakan susu skim (250 gram) menghasilkan kadar lemak 3,61 gram.(9) Sehingga, dengan menukar santan dengan susu skim, gulai kambing sudah tidak berbahaya bagi penderita kolesterol dan hipertensi. Tentunya gulai kambing akan lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi karena kadar lemaknya jauh lebih rendah.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Team X. Olahan Makanan Idul Adha: Aneka Resep Gulai Kambing yang Sedap [Internet]. Traveloka.com. Available from: https://www.traveloka.com/id-id/explore/tips/aneka-resep-gulai kambing-sedap-untuk-idul-adha/147642
  2. Sulastri D, Astuti Y. Hubungan Kadar Kolesterol Dengan Derajat Hipertensi. J Ilmu Keperawatan Indones E-ISSN. 2020;1(2):28.
  3. Tiara, Ulfa Intan. Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi. J Heal Sci Physiother. 2020;2(2):167–71.
  4. Fadilah R. Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Penderita Hipertensi (Studi Pustaka). Dr Diss. 2021;
  5. TKPI. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. In 2019.
  6. TKPI. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. 2017.
  7. UNDIP H. Santan [Internet]. Giziklopedia. 2021. Available from: https://gizi.fk.undip.ac.id/2021/05/giziklopedia-santan.html
  8. An-Nisa R. Manfaat Susu Skim Rendah Lemak. 2019.
  9. Trisdayanti P eka, Putra IMAK. Perbandingan Kandungan Gizi Gulai Kambing Menggunakan Santan Dan Susu Bubuk Skim. J Gastron Indones. 2021;9(1):8–18.