Biasanya kalo lagi nonton kalian suka melakukan apa nih? Kalo sebagian besar penulis dengar sih sambil makan. Menurut Jawaban yang ditemukan oleh penulis di Yahoo Answer jawaban yang diberikan seperti gorengan, kacang garuda ataupun kuaci. Mari kita bahas kacang.

Kacang, sumber protein nabati utama adalah istilah non-botani untuk menyebut biji sejumlah tumbuhan polong-polongan. (1)Dimana kata kacang mengacu pada kata awalan/pulse dengan tambahan kata seperti “kedelai”, “koro”, “tanah” dan lainnya. Kacang terutama kacang dari pohon (walnut, hazelnut, pecan dan macadamia) serta kacang tanah telah disadari sebagai makanan sehat karena atribut nutrisinya yang unik. Zat gizinya kaya akan MUFA(Mono Unsaturated Fatty Acid) atau Asam lemak tak jenuh tunggal serta tinggi akan serat pangan. (2)

Sumber :https://www.spokin.com/what-is-a-tree-nut-allergy/

Kacang dari pohon jenisnya sangat banyak seperti Kelapa, Ginko, Chestnut, Pistachio dan lainnya. Kacang biasa digunakan pada diet Mediteania, yaitu pola makan di negara mediterranian. Diet ini didasarkan pada buah-buahan, kacang-kacangan serta biji-bijian sereal, minyak zaitun, dan ikan (3) yang nampaknya dapat mengurangi efek BP(Blood Pressure)/Tekanan darah. (4) Adalah kacang Pistachio, salah satu kacang treenut yang termasuk dalam family cashew memiliki efek sangat tinggi dalam mengurangi SBP(Systolic Blood Pressure) dan DBP (Diastolic Blood Presusre) dengan nilai perbedaan rata-rata (Mean Difference) pada SBP (-1,82) dan DBP (-0,80). (5) SBP dan DBP adalah penilaian tekanan darah dimana Systole  adalah fase darah sedang dipompa oleh jantung dan Diastole adalah fase darah kembali lagi ke jantung. Selain itu, kacang Pistachio juga mampu mengurangi respon relatif glikemi saat ditambahkan ke roti. (6) Pistachio biasa dibawa sebagai oleh-oleh orang yang sedang umrah atau ibadah haji. Kulitnya sangat keras namun daging kacangnya lembut dan terasa manis gurih. Oleh karenanya kacang pistachio sering dibuat menjadi es krim, biskuit dan pie. Pada hidangan timur tengah seperti Turki juga sering menggunakan kacang pistachio sebagai dessertnya yang manis dan dipadukan dengan keju turki, seperti halnya Baklava.

Meskipun sulit untuk ditemukan, di beberapa pedagang manisan sering menjual kacang pistachio yang sudah dipanggang untuk dijadikan cemilan menyantap makanan. Bahkan ada komersial yang khusus menjual salted Pistachio. Meskipun dapat mengurangi Tekanan Darah, bukan berarti kita hanya makan kacang pistchio ya cathers. Jangan lupa tetap mengkonsumsi makanan dengan pola aturan GIZI SEIMBANG.

Sumber : http://www.kangaroonuts.com.sg

Refrensi

  1. Anonymous.Kacang. https://id.wikipedia.org. [Online] November 5, 2018. [Cited: November 23, 2018.] https://id.wikipedia.org/wiki/Kacang.
  2. Dietary fibre, nuts and cardiovascular diseases. Salas-Salvadó J, Bullo M, Perez-Heras A, Ros E.S, s.l. : Br J Nutr, 2006, Vol. 96. 46-51.
  3. Adrian, dr. Kevin.Diet Mediterania: Diet Sehat Mengandung Banyak Manfaat. http://alodokter.com. [Online] Alodoktek, 2018. [Cited: November 24, 2018.] https://www.alodokter.com/diet-mediterania-diet-sehat-mengandung-banyak-manfaat.
  4. Dietary approaches to prevent hypertension. Bazzano LA, Green T, Harrison TN, Reynolds K.s.l. : Curr Hypertens Rep, 2013, Vol. 15, pp. 694-702.
  5. he effect of tree nut, peanut, and soy nut consumption on blood pressure: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled clinical trials. Noushin Mohammadifard, Amin Salehi-Abargouei, Jordi Salas-Salvadó, Marta Guasch-Ferré, Karin Humphries, Nizal Sarrafzadegan.5, May 2015, The American Journal of Clinical Nutrition, Vol. 101, pp. 966-982.
  6. The impact of pistachio intake alone or in combination with high-carbohydrate foods on post-prandial glycemia. Kendall CW, Josse AR, Esfahani A, Jenkins DJ.2011, Eur J Clin Nutr, Vol. 65, pp. 696-702.

Teh merupakan minuman dari daun Camellia Sinesis yang dioksidasi sebelum akhirnya diseduh dan disajikan. Minuman ini mengandung kafein dan tannin tetapi tidak memiliki kalori (calorie free). Minuman ini sejak dahulu dikenal menyehatkan dan sering digunakan untuk obat di Cina. Rasa yang menenangkan dan menyenangkan dari daun teh bahkan sudah dinikmati  berabad-abad sebelum masehi.

Sumber : pexels.com

Teh adalah salah satu minuman tersehat di dunia kedua setelah air putih.(1) istilah kata teh sekarang ini merujuk kepada seduhan rempah-rempah, buah atau tanaman obat lain. Namun, minuman yang memiliki kandungan lebih dari 4000 unsur kimia dan komponen bioaktif ini hanya memiliki 3 klasifikasi, yaitu teh hijau, teh hitam dan teh oolong. (2) Teh-teh ini memiliki perbedaan pada lama proses oksidasi dimana oksidasi daun teh untuk teh hitam adalah yang terlama, sekitar 2 minggu sampai 1 bulan.(3)

Sumber : pexels.com

Sobat Ilmugiziku, alasan mengapa meminum teh itu menyehatkan terlepas dari kepercayaan dan empiris dari leluhur. Ialah kandungan antioksidan flavonoidnya yang telah lama terbukti sangat baik untuk kesehatan.(1,4) polifenol seperti katekin, epikatekin, galokatekin, epigalokatekin dan lainnya berperan sangat baik dalam mencegah penyakit, dimana kandungan katekin tertinggi terdapat pada teh hijau.(2,5)

Teh bermanfaat dalam pencegahan kanker, meskipun tidak banyak penelitian yang mengungkapkan hal itu.(5–7)Antioksidan polifenol teh juga berperan dalam mencegah penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung.(1,2,4–6) Perannya dalam mengobati demam(cold), katekin serta kafein dalam teh menginduksi kapasitas termogenik yang berhubungan dengan penghasilan panas.(8–10)Hal ini juga menyebabkan oksidasi lemak dan peningkatan energ expenditure dalam rangka untuk pencegahan obesitas dan pengaturan berat tubuh, terutama pada teh hijau.(8,9)Manfaatnya dalam kesehatan masih banyak lagi, seperti berperan dalam pencegahan Demensia, Anti alergi, diabetes, parkinson, batu ginjal dan kolesterol tinggi. Namun, penelitian yang lebih lanjut harus dilakukan.(4,6) Mengkonsumsi teh hitam dalam jangka waktu yang lama juga sudah terbukti melindungi dari penyakit osteoporosis.(4)

Untuk dapat memanfaatkan khasiat dari teh, maka dianjurkan meminum teh sekitar 2 – 3 kali dalam sehari.(1) Akan tetapi, konsumsinya tidak disamakan dengan waktu makan. Jadi mengkosumsi teh sebagai selingan ialah yang dianjurkan. Bila mengkonsumsi lebih dari dosisnya segala hal akan menjadi negatif, sama halnya dengan teh. Seperti pernapasan cepat, sakit kepala, meningkatkan buang air kecil sampai tremor.(4)

Sobat Ilmugiziku, banyak kelompok juga yang dianjurkan bila meminum teh hanya 1 cangkir sehari karena komponen tannin yang menyerap zat besi dan kafein yang mempercepat kinerja jantung. Kelompok tersebut terdiri dari ibu hamil, wanita haid, anak-anak dan bayi juga termasuk di dalamnya.(11) Penulis berpesan artikel ini hanyalah sebagai referensi dan bukan sebuah anjuran pasti untuk hanya dan harus mengkonsumsi teh. Konsumsi air putih yang bersih adalah yang utama, karena air yang bersih tidak memberatkan kerja ginjal. Tetap sehat konsumsi gizi seimbang dan minum air putih.

Refrensi

  1. Healthy Beverage Guidelines [Internet]. Harvard School of Public Health The Nutrition Source. 2012 [cited 2018 Dec 25]. Available from: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-drinks-full-story/
  2. Yung, LM, Leung, FP, Wong, WT, Tian, XY, Yung, LH, Chen, ZY, Yao, XQ, Huang Y. Tea polyphenols benefit vascular function. Inflammopharmacology [Internet]. 2008;16(5):230–4. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18815738
  3. Teh [Internet]. Wikipedia. 2018 [cited 2018 Dec 25]. Available from: https://id.wikipedia.org/wiki/Teh
  4. MD W. Black Tea:Uses and Risk [Internet]. www.webmd.com. 2018 [cited 2018 Dec 25]. Available from: https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/black-tea-uses-and-risks#1
  5. Dhanang. KATEKIN: Senyawa Teh (Camelia sinensis) yang Multiguna [Internet]. biosmagz. 2013 [cited 2018 Dec 25]. Available from: http://biosmagz.com/?p=273
  6. Matcha. 7 Manfaat Luarbiasa Teh bagi Kesehatan [Internet]. kulinerlab.com. 2018 [cited 2018 Dec 25]. Available from: http://www.kulinerlab.com/manfaat-teh-bagi-kesehatan/
  7. Ruxton CHS. The health effects of black tea and flavonoids. Nutr Food Sci [Internet]. 2009;39(3):283–94. Available from: https://www.emeraldinsight.com/doi/abs/10.1108/00346650910957546
  8. Takeshi Yoneshiro, Mami Matsushita, Masanobu Hibi, Hiroshi Tone, Masao Takeshita, Koichi Yasunaga, Yoshihisa Katsuragi, Toshimitsu Kameya, Hiroki Sugie MS. Tea catechin and caffeine activate brown adipose tissue and increase cold-induced thermogenic capacity in humans. Am J Clin Nutr [Internet]. 2017;105(4):873–81. Available from: https://academic.oup.com/ajcn/article/105/4/873/4569724?searchresult=1
  9. Dulloo AG, Seydoux J, Girardier L, Chantre P VJ. Green tea and thermogenesis: interactions between catechin-polyphenols, caffeine and sympathetic activity. Int J Obes Relat Metab Disord [Internet]. 2000;24(25):2–8. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10702779
  10. Dulloo AG, Duret C, Rohrer D, Girardier L, Mensi N, Fathi M, Chantre P VJ. Efficacy of a green tea extract rich in catechin polyphenols and caffeine in increasing 24–h energy expenditure and fat oxidation in humans. Am J Clin Nutr [Internet]. 1999;70(104):0–5. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10584049
  11. Pramitasari, dr. Besthari Anindita, Rizal M.Sc. D-IAN. Mengonsumsi Teh Setiap Hari: Baik atau Tidak? zywielab.com.