Peran Zink dan Vitamin C Dalam Menjaga Imunitas Tubuh di Bulan Ramadan

Peran Zink dan Vitamin C Dalam Menjaga Imunitas Tubuh di Bulan Ramadan

Bagikan

Bulan ramadan merupakan bulan dimana kita menjalankan ibadah puasa. Dalam menjalankan ibadah puasa sangat memerlukan sistem kekebalan tubuh yang kuat apalagi kita seorang pekerja dan disaat cuaca tidak begitu baik. Banyak sekali orang-orang hanya fokus pada asupan kalori supaya tidak lapar dan mereka melupakan bahwa juga penting asupan zat gizi mikro sebagai bentuk benteng pertahanan tubuh kita. Zink dan Vitamin C dianjurkan ada di menu sahur kita, kenapa seperti itu ya? apa zink dan vitamin c punya peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh?

Zink: Apa itu Zink? Fungsinya Apa Terhadap Kesehatan?

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7616380316118306069"}}

Zink merupakan mineral kedua yang terbanyak di dalam tubuh setelah besi. 1 Zink berperan dalam menjaga kesehatan terutama dalam menjaga fisiologi, pertumbuhan dan perkembangan imunitas. 2 Zink juga memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, imunomodulasi dan antivirus. 3 Asupan zink yang kurang dari standar kecukupan memiliki dampak negatif yang dapat menyebabkan atropi pada timus, lymphopenia dan dapat juga terjadi gagal dalam melawan infeksi dalam bentuk mikroba dan virus. 4 Oleh karena itu, selama berpuasa kita dianjurkan untuk tetap mencukupi kecukupan asupan zink pada saat sahur dalam menjaga imun tubuh kita agar tetap kuat dalam beberapa jam selama kita berpuasa.

Zink dapat ditemukan pada sumber makanan seperti:

  1. Daging merah
  2. Ayam
  3. Kacang-kacangan
  4. Kerang
  5. Gandum. 5

Vitamin C: Apa itu Vitamin C? Fungsinya Apa Terhadap Kesehatan?

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7616379306465430785"}}

Vitamin C yang dikenal sebagai asam askorbat merupakan suatu antioksidan kuat dan dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan bermanfaat dalam mengatasi infeksi. 6 Vitamin C memiliki fungsi sebagai pembentukan kolagen , penyembuhan luka, patah tulang, pendarahan di bawah kulit dan pendarahan gusi dan juga menurunkan tekanan darah, kolesterol dan serangan jantung. 7 Kekurangan vitamin c dapat menyebabkan penyakit sariawan atau skorbut. 8 Vitamin C juga membantu dalam penyerapan zat besi, sehingga dianjurkan untuk tetap mengonsumsi gizi seimbang agar dapat mencukupi kecukupan vitamin c dan zat besi agar terhindar dari anemia pada saat puasa.

Sumber vitamin C di dalam makanan berasal dari :

  1. Buah-buahan
  2. Sayur-sayuran. 9

Strategi Menu Sahur Untuk Meningkatkan Sistem Imun

  1. Tumis daging sapi dengan dicampur brokoli
  2. Telur rebus yang dapat disajikan bersama salad buah

Imunitas dapat terjaga dengan baik semuanya tergantung pada diri kita sendiri. Apabila ingin tetap sehat selama berpuasa maka dianjurkan untuk tetap mengonsumsi gizi seimbang terutama mencukup asupan vitamin c dan zink agar dalam melakukan aktivitas sehari-hari selama di bulan ramadan tetap produktif. Untuk mencukupi asupan vitamin c disarankan didapatkan dari sumber pangan alami daripada didapatkan dari suplemen dosis tinggi yang dimana biasanya pada suplemen dosis vitamin c sebanyak 1000mg, dengan dosis tinggi tersebut dapat memperberat kerja lambung.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz., M.K.M

Referensi

  1. ​Kambe, T., Hashimoto, A., Fujimoto, S. Current understanding of ZIP and ZnT Zinc transporters in human health and diseases. Cell Mol Life Sci. 2014: 71(17), 3281-95.
  2. Samad, N., Sodunke, T.E., Abubakar, A.R., Jahan, I., Sharma, P et al. The implicarions of Zinc therapy in combating the Covid-19 Global Pandemic. Journal of Inflammation Research. 2021: 14, 527-550.
  3. Read, S. A., Obeid, S., Ahlenstiel & Ahlenstiel, G. The role of Zinc in antiviral immunity. Adv Nutr. 2019: 10(4), 696-710.
  4. Mazzatti, J., Uceichowski, P., Hebel, S et al. Effect of long-term zinc sumpplementation and deprivation on gene expression in human THP-1 mononuclearcells. J Trace Elem Med Biol. 2008: 22(4), 325-336.
  5. Tedjaatmadja, C. Peranan Suplementasi Zinc pada Infeksi Covid-19. Jurnal Medika Hutama. 2021: 2(3).
  6. Kumari, P., Dembra, S., Dembra, P., Bhawna, F., Gul, A et al. The role of vitamin c as adjuvant therapy in Covid-19. Cureus. 2020: 12(11).
  7. Winarno. F.G. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1995: 132-133.
  8. Cairns, D. Intisari Kimia Farmasi Edisi 2. Jakarta: EGC. 2018: 150.
  9. Putri, M.P & Setiawati, Y.H. Analisis Kadar Vitamin C pada Buah Nanas Segar dan Buah Nanas Kaleng dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Wiyata. 2015: 2(1)
No Comments

Post A Comment