28 Jan Memaksimalkan Semua Bagian Makanan yang Kaya Akan Nutrisi Demi Mengurangi Food Waste di Dapur
Food waste bukan tentang masalah lingkungan saja tetapi juga masalah ekonomi dan gizi. Ketika kita di dapur dan ingin memasak, lalu kita membuang kulit, batang serta daun dari bahan makanan bukan hanya menyia-nyiakan uang tetapi juga membuang nutrisi penting di dalam kulit, batang hingga daun bahan makanan. Padahal, bagian makanan yang kita buang paling kaya akan serat, antioksidan dan vitamin. Kira-kira nutrisi apa saja sih yang terkandung di dalam nya? Bagaimana caranya kita mengurangi food waste di dapur?
Bagian Sisa Makanan yang Penuh Nutrisi
Tanaman memiliki senyawa pelindung pada bagian yang paling rentan terhadap kerusakan seperti kulit dan batang. Kulit buah dan sayur serta batang memiliki kandungan antioksidan dan serat yang jauh lebih tinggi daripada daging buah itu sendiri.
Contoh:
- Kulit Apel Apel merupakan salah satu buah yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia karena apel ada di segala musim, tahan lama dan tidak mudah busuk.(1) Buah apel ini juga baik untuk kesehatan karena terdapat banyak sekali kandungan yang sangat baik dan sangat bagus untuk dikonsumsi, maka dari itu kita dapat mengonsumsi apel untuk makanan sehari-hari. Apabila kita memakan buah apel, lebih baik tidak mengupas kulit buah apel karena kulit buah apel memiliki banyak serat daripada dagingnya yang termasuk ke dalam serat tidak larut air, selain serat, kulit buah apel memiliki kandungan quersetin. Quersetin ini memiliki manfaat dalam melindungi tubuh dari beberapa penyakit degeneratif dengan mencegah terjadinya proses peroksidasi lemak. (2)
- Kulit Kentang Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat yang memiliki manfaat dalam pembentukan sel darah merah dan mencegah penyakit beri-beri. (6) Kentang memiliki kulit yang juga berfungsi sebagai antioksidan yang dimana sebagai penangkal radikal bebas yang dapat membuat kerusakan tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker. Kulit kentang juga memiliki kandungan zat besi yang cukup banyak serta kalium dan serat tidak larut air yang dimana bermanfaat dalam menstimulasi kerja saluran pencernaan dan dapat membuang air besar secara teratur. (7)
- Kulit Jeruk/Lemon Jeruk merupakan jenis buah yang banyak dikonsumsi dan disukai semua kalangan. Jenis jeruk yang dijumpai di Indonesia adalah jeruk manis, jeruk lemon, jeruk nipis dan jeruk bali. (3) Contoh hal jeruk lemon, jeruk lemon memiliki kulit yang dapat membantu sebagai antioksidan dan mampu menyerap sinar UVA dan UVB yang dapat menyebabkan efek buruk bagi kulit. (4) Selain itu, kulit jeruk lemon memiliki kandungan vitamin c yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, memperlancar pencernaan serta menyeimbangkan pH tubuh. (5)
- Batang Brokoli Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang juga memiliki manfaat terhadap kesehatan. Brokoli memiliki batang yang kaya akan serat yang dimana perannya dalam menyehatkan usus.
Langkah Praktis dalam Mengurangi Food Waste di Dapur
- Jangan membuang batang brokoli, kupas saja bagian luar yang keras lalu iris tipis dan dapat dimasukkan ke dalam tumisan. Karena batang brokoli kaya akan serat
- Cuci bersih dan panggang kulit kentang dengan sedikit minyak zaitun dan garam yang akan menghasilkan camilan renyah yang kaya akan zat besi.
- Parut kulit buah lemon bagian berwarna karena bagian ini memiliki antioksidan yang bisa ditambahkan ke dalam teh atau salad.
Cara yang Paling Efisien dalam Memanfaatkan Sisa-Sisa Bahan Makanan dengan Mengubah Menjadi Makanan atau Minuman yang Fungsional
- Kumpulkan semua sisa sayuran lalu rebus dengan air selama 1-2 jam dan akan menghasilkan cairan yang dapat digunakan sebagai dasar sup atau tumisan.
- Masukkan kulit apel ke dalam blender lalu buat menjadi smoothie kulit apel yang kaya akan serat dan vitamin.
Walaupun kulit dan batang dari buah dan sayur dapat kita manfaatkan karna dapat memberikan efek ke kesehatan bagi tubuh kita sendiri, tetapi kita juga harus mengutamakan kebersihan dan keamanan dari sisa bahan makanan tersebut dengan cara membeli buah atau sayur dengan versi
organiknya, mencuci bersih kulit buah atau sayuran secara menyeluruh dengan air mengalir dan sikat khusus sayuran/buah, kita harus bisa menjaga kesegaran dari sisa bahan makanan tersebut dengan menggunakan sisa makanan segera dan jangan menyimpan sisa tersebut di suhu ruang terlalu lama.
Dalam kita mengurangi food waste di dapur secara rutin maka akan membentuk kebiasaan yang baik sehari-harinya karena selain kita menghemat uang, kita juga bisa memanfaatkan nutrisi yang terkandung di dalam sisa bahan makanan tersebut yang kaya akan zat gizi. Oleh karena itu, yuk mulai untuk mengurangi food waste dari sisa bahan makanan tersebut ke dalam
masakan atau minuman kita.
Editor :Â Aldera, S.Tr.Gz., M.K.M
Referensi
- Putra, E., Vebrina, D., Pohan, R.A., Siregar, N.W & Napitupulu, C. Pemanfaatan Limbah Kulit Apel Menjadi Makanan Bernilai Ekonomis. Jurnal Adam: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023: 2(2).
- Waji, R.A & Sugrani, A. Flavonoid (Quercetin). Makalah. Program S2 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Hasanuddin. 2009.
- Saputri, R.W., Badawi, S & Kuncoro, H. Potensi Antiradikal Bebas DPPH dan Tabir Surya Ekstrak Tunggal dan Kombinasi Kulit Jeruk Lemon dan Kulit Jeruk Manis. Jurnal Farmasi Higea. 2022:14(2)
- Rahmadita, A.N & Prabawati, S.Y. Aktivitas Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak Metanol Daun Kacapiring. Indonesia Journal of Halal Science. 2020: 1(2), 54-59.
- Nianti, E.E., Dwiloka, B & Setiani, B.E. Perubahan Derajat Kecerahan, Kekenyalan, Vitamin C dan Sifat Organoleptik pada Permen Jelly Kulit Jeruk Lemon. Jurnal Teknologi Pangan. 2018: 2(1), 64-69.
- Widyastuti, R & Kunsah, B. Bioaktivitas Kulit Kentang Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin secara In Vivo. Jurnal Labora Medika. 2017: 1(2), 30-33.
- Khomsan, A. Pangan dan Gizi Untuk Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2009.
No Comments