Bagi sebagian wanita pasti sudah sering mendengar dan mengetahui tentang glutation, bagaimana tidak karena glutation ini sering digunakan atau ditambahkan pada skin care yang berguna sebagai pencegah penuaan dan mencerahkan kulit. Bukan hanya itu, glutation juga merupakan antioksidan dan agen detoksifikasi.(1) Glutation merupakan senyawa belerang sederhana yang terdiri dari 3 asam amino dan tiol- non protein yang banyak pada organisme dan juga tumbuhan.(2) Senyawa ini secara alami sudah ada di dalam tubuh mulai sejak lahir, yang terdapat di dalam maupun luar sel tubuh.(2) Glutation juga terdapat di ginjal dan sekresi mukosa (lapisan kulit dalam) dari lapisan usus dan paru-paru.(1)
Glutation juga berperan untuk kesehatan syaraf dan otak, mencegah segala penyakit syaraf termasuk alzheimer, parkinson dan sklerosis ganda.(3) Selain itu, glutation juga menjadi tanda perubahan biologis yang berkaitan dengan penyakit kronis yang berhubungan dengan usia, penyakit kanker, disfungsi mitokondria (tempat sintesis energi).(4)
Tidak hanya terdapat pada produk kecantikan saja, berikut beberapa produk komersial yang mengandung glutation:
Nutrimax Glutoxidant
Suplemen ini bekerja dengan mengoptimalkan produksi enzim glutation untuk menangkal serangan radikal bebas (sinar matahari, polusi, radiasi) meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengoptimalkan fungsi liver dan ginjal dalam proses pembuangan racun. Produk ini juga bisa digunakan sebagai terapi HIV-AIDS, tumor, dan kanker. Konsumsinya 1 tablet perhari, yang bisa diminum sebelum makan pagi atau malam menjelang tidur. Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi wanita hamil atau menyusui, dan hati- hati jika dikonsumsi dengan obat kencing manis, serta konsultasikan dengan dokter secara berkala.(5)
Setria Glutathione Berguna untuk meningkatkan kadar glutathione darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh, berbahan murni dan aman dengan nilai uji 99,0% – 101,0%. Diproduksi menggunakan proses fermentasi dan tidak mengandung aditif, rasa buatan atau pengawet. Tidak memiliki kandungan dengan bahan asal hewan (vegetarian).(6) Dikonsumsi 250 mg sampai 100 mg perhari.(1)
Glubio Suplemen yang mengandung L-Glutathione, yaitu senyawa kimia yang diproduksi oleh tubuh yang berperan dalam proses metabolisme tubuh, perbaikan DNA, sintesis protein dan transpor asam amino. Produk ini ini sebagai antioksidan an membantu menjaga kesehatan tubuh dan kulit. Selain itu, produk ini juga bisa dikonsumsi oleh orang – orang yang memiliki gangguan kekebalan tubuh dan lanjut usia. Diminum 1-2 kapsul perhari, di pagi hari sebelum atau sesudah makan.(7)
Editor : Erni, S.Tr.Gz
Refrensi
Cook, S. Oral Availability of Glutathione. Natural Medicine Journal Research Guide. 2017:1-8.
Probiotik dikenal sebagai bakteri baik yang dapat menguntungkan tubuh kita loh sobat ilmugiziku. Probiotik ini biasanya diaplikasikan pada pembuatan produk pangan olahan. Pangan olahan tersebut merupakan pangan fungsional yakni bahan pangan yang berfungsi terhadap kesehatan manusia. Apa saja ya sumber-sumber probiotik yang baik untuk kita konsumsi? Yuk kita bahas..
Apa itu Probiotik?
Probiotik merupakan mikroba hidup yang dimasukkan ke dalam tubuh yang mampu memberikan efek yang menguntungkan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Probiotik dapat diperoleh dari makanan, minuman maupun suplemen. Probiotik pada awalnya dikembangkan oleh Elie Metchnikoff pada tahun 1908. Menurutnya, secara perlahan proses pembusukan dalam usus besar menghasilkan senyawa-senyawa beracun yang memasuki darah dan menyebabkan penuaan serta beberapa penyakit degeneratif. Bakteri yang ikut terkonsumsi bersama produk kemudian mampu tinggal di usus berpengaruh positif di usus dengan menurunkan efek toksik mikroorganisme yang merugikan di usus. Ellie meyakini bahwa warga suku pegunungan di Bulgaria dapat hidup dalam jangka waktu yang sangat lama merupakan hasil dari mengkonsumsi susu fermentasi. (1)
Jenis - Jenis Probiotik
Probiotik dikenal sebagai bakteri baik karena cara kerjanya yakni menyeimbangkan bakteri baik dan bakteri jahat yang terdapat di sistem pencernaan. Bakteri ini juga memproduksi asam laktat dan asam asetat yang menurunkan pH usus dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri patogen.(2)
Bakteri baik yang diklasifikasikan sebagai probiotik terdiri dari kelompok bakteri:
Lactobacillus
Lactobacillusmerupakan jenis bakteri baik yang sering digunakan untuk mengatasi diare dan gangguan penyerapan laktosa atau intoleransi laktosa. Jenis bakteri ini dapat ditemukan pada produk makanan yang difermentasikan seperti yoghurt.
Bifidobacterium
Bifidobacterium merupakan jenis bakteri baik yang digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan atau irritable bowel syndrome. Jenis bakteri ini dapat ditemukan pada produk olahan susu.
Saccharomyces boulardii
Selain dua jenis tersebut,probiotik juga dapat berasal dari ragi yakni Saccharomyces boulardii Probiotik ini diyakini bermanfaat untuk meredakan diare, radang saluran pencernaan, atau iritasi saluran pencernaan.
Makanan atau Minuman Sumber Probiotik
Sumber probiotik dapat diperoleh dari makanan maupun suplemen. Makanan fermentasi adalah sumber probiotik yang paling alami. Dibawah ini merupakan sumber-sumber probiotik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Yoghurt
Yoghurt merupakan sumber probiotik yang baik dan paling sering kita jumpai. Yoghurt terbuat dari susu yang difermentasi oleh bakteri Lactobacillus bulgaricus yang mengandung bakteri asam laktat dan Bifidobacteria yang cocok untuk orang dengan intoleransi laktosa. Yogurt memiliki rasa asam yang disebabkan karena bakteri pada yogurt mengubah sebagian laktosa menjadi asam laktat.(3,5)
Kefir
Kefir merupakan hasil produk susu fermentasi yang teksturnya menyerupai yoghurt yakni kental dan lembut serta memiliki rasa gurih. Kefir kaya akan bakteri asam laktat, bakteri baik yang dapat membantu untuk mencegah dan mengobati diare, meningkatkan kekebalan, mengurangi resiko terhadap penyakit degeneratif serta menangkal infeksi. (3,4)
Sauerkraut
Sauerkraut adalah makanan fermentasi yang berasal dari kubis yang diparut halus yang popular di banyak negara terutama di Eropa. Rasa yang dihasilkan yakni asam serta asin dan bisa disimpan berbulan-bulan dalam wadah kedap udara. Selain kualitas probiotiknya, sauerkraut kaya serat, vitamin, mineral dan juga mengandung antioksidan. (4,5)
Kimchi
Makanan fermentasi asal Korea ini juga merupakan sumber probiotik loh. Kimchi dibumbui dengan campuran bumbu seperti cabai merah, bawang putih, jahe, daun bawang dan juga garam sehingga memiliki rasa khas yang pedas Kimchi mengandung bakteri asam laktat yang dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Selain sumber probiotik yang baik, makanan yang dibuat dari kubis atau sayuran lainnya juga kaya akan vitamin dan mineral. (4,5)
Tempe
Tempe adalah makanan khas Indonesia yang termasuk kedalam makanan probiotik yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Tempe kaya akan Bifidobacterium bifidum yang sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan kekebalan terhadap gangguan pencernaan. Selain itu beberapa bakteri pemroduksi tempe juga memproduksi vitamin B12. (3,4,5)
Acar
Acar difermentasikan secara alami dengan garam dan air sehingga menghasilkan pertumbuhan bakteri baik. Makan makanan kaya akan bakteri probiotik seperti acar dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya dan meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi.(3)
Kombucha
Kombucha merupakan minuman teh yang difermentasi oleh bakteri dan ragi yang telah digunakan selama berabad-abad dipercaya dapat membantu meningkatkan energi, meningkatkan kesehatan. (6)
Itulah sumber-sumber makanan probiotik yang dapat kita konsumsi untuk meningkatkan kesehatan. Namun, perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi produk probiotik beberapa produk yang dikonsumsi pada seseorang yang memiliki masalah kesehatan tertentu atau dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping diantaranya sakit perut, diare, perut kembung dan mengakibatkan alergi. Jika kalian mengalami hal-hal ini maka sebaiknya konsultasikan kepada dokter produk probiotik apa yang aman untuk dikonsumsi sesuai dengan kondisi tubuh anda.
Editor : Erni, S.Tr.Gz
Refrensi
Ari Yuniastuti. Probiotik (Dalam Perspektif Kesehatan). UNNES Press. 2015;(October):1–98.
Felson S. What Are Probiotics?.WebMD.2020. Available from https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-are-probiotics
Stoppler M.C. Digestive Health: 10 Probiotic Foods That Help Digestion. Medicine Net. 2017. Available from https://www.medicinenet.com/digestive_health_pictures_slideshow_probiotics/article.htm
Edward. Top 10 Probiotic Foods. Global Healing.2016. Available from https://explore.globalhealing.com/probiotic-foods/
Palsdottir H. 11 Probiotic Foods That Are Super Healthy. Healthline.2018. Available from https://www.healthline.com/nutrition/11-super-healthy-probiotic-foods#TOC_TITLE_HDR_1
Villarreal-Soto SA, et al. "Understanding Kombucha Tea Fermentation: A Review." J Food Sci. 2018 Mar;83(3):580-588.
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada balita
di Indonesia yang belum teratasi. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
menunjukkan prevalensi balita dengan status pendek dan sangat pendek
di Indonesia adalah 37,2% pada tahun 2013, dan menurun menjadi
30,8% pada tahun 2018. Sedangkan untuk baduta, prevalensi pada tahun
2018 sebesar 29,9% yang mengalami penurunan dari 32.8% pada tahun
2013. Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 di 34 provinsi
menunjukkan angka stunting nasional turun dari 27,7% tahun 2019
menjadi 24.4% di tahun 2021. Prevalensi tersebut mengalami penurunan,
namun berdasarkan kriteria WHO masih tergolong kategori tinggi (>20%).
Selain itu, data di Indonesia sampai saat ini belum memisahkan antara
pendek yang disebabkan oleh faktor nutrisi maupun faktor non-nutrisi
(faktor genetik, hormon atau familial).
Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan WHO masih menjadi
masalah kesehatan masyarakat yaitu diatas 20%. Penyebab stunting
multifaktorial dan berkaitan dengan asupan gizi yang kurang atau
kebutuhan gizi yang meningkat. Stunting memiliki dampak jangka pendek
dan jangka panjang yang irreversible. Sampai saat ini belum ada panduan
nasional pelayanan kesehatan untuk balita stunting. Oleh karena itu pembuatan pedoman ini bertujuan untuk Membuat pedoman pencegahan, deteksi dini, dan tata laksana segera
stunting.
Siapa yang tidak mengenal cokelat? Salah satu jenis makanan favorit semua kalangan dan
berasal dari biji kakao ini ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, lho!
Lantas apa saja manfaatnya? Simak artikel berikut ini!
Mengenal Dark Chocolate
Dark Chocolate adalah salah satu jenis cokelat yang lebih baik dibandingkan jenis cokelat
yang lainnya seperti milk chocolate atau white chocolate. Meskipun mengandung bahan
dasar yang sama, persentase komposisi yang membedakan kedua jenis cokelat ini. (1.3)
Pada dark chocolate, mengandung 50-90% padatan kakao, mentega kakao, dan gula.
Sedangkan untuk milk chocolate mengandung 10-50% padatan kakao, mentega kakao,
susu, dan gula. (1.3)
Persentase padatan kakao inilah yang mempengaruhi kandungan antioksidan seperti
flavonoid pada cokelat. (1.3)
Manfaat Konsumsi Dark Chocolate
Berikut ini adalah beberapa manfaat baik dari konsumsi dark chocolate dalam batas wajar:
Kaya Antioksidan
Dark chocolate memiliki kandungan antioksidan seperti polifenol, flavonol (epitakin,
katekin), serta antosianin. Kandungan antioksidan yang dimiliki dark chocolate
tentunya dapat melindungi tubuh dari peradangan sel, meningkatkan fungsi otak,
dan mencegah dari penyakit kardiovaskular. (1.8)
Selain itu flavonoid dapat meningkatkan sensitivitas terhadap insulin dimana hal ini
berarti dapat menurunkan resiko diabetes mellitus. (1.2)
Dapat Menurunkan LDL
LDL merupakan kolesterol “jahat” yang dapat menyebabkan berbagai penyakit
seperti penyakit jantung.
Pada salah satu jurnal ditemukan bahwa pemberian atau intervensi dengan dark
chocolate secara signifikan menurunkan kadar LDL dan total kolesterol selama 2 – 12
minggu. (2)
Cokelat mengandung beberapa asam stearat yang ditemukan memiliki efek netral
pada kolesterol darah. (4)
Namun perlu diingat, dark chocolate juga mengandung gula dan mengandung
lemak jenuh yang juga dapat menyebabkan kolesterol jika dikonsumsi secara
berlebihan. (2.4)
Mengurangi Resiko Penyakit Jantung
Senyawa pada dark chocolate yang dapat mencegah peningkatan LDL dapat
mengurangi kadar kolesterol yang bersarang di arteri, sehingga menurunkan risiko
penyakit jantung. (2)
Konsumsi kacang almond dan dark chocolate dengan batas konsumsi yang aman
dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner. (5)
Konsumsi cokelat dikaitkan dengan adanya penurunan kejadian penyakit
kardiovaskular, stroke, dan diabetes. Konsumsi cokelat secara wajar (≤6
sajian/minggu) dapat mengatasi secara optimal dalam mencegah kardiovaskular. (9)
Meningkatkan Performa Atlet
Konsumsi dark chocolate dapat meningkatkan ketersediaan oksigen selama
melakukan latihan kebugaran. (6)
Para peneliti yang mengamati pengendara sepeda yang melakukan uji waktu di
Inggris menemukan bahwa setelah konsumsi dark chocolate, para pesepeda
menggunakan lebih sedikit oksigen saat bersepeda dengan kecepatan sedang dan
menempuh jarak yang lebih jauh selama dua menit. (6)
Para peneliti percaya bahwa keberhasilan dark chocolate untuk atlet karena adanya
kandungan flavonol yang dikenal sebagai epikatekin, yang dapat meningkatkan
pelepasan oksida nitrat dalam tubuh. (6)
Melindungi Kulit Dari Paparan Matahari
Paparan sinar matahari bisa menyebabkan kemerahan yang disebabkan oleh UVB
dan dosis minimal erythemal (minimal erythemal dose (MED) yang rendah. (3)
Pada penelitian menunjukkan bahwa MED dapat meningkat berlipat ganda setelah
mengkonsumsi dark chocolate atau kakao dengan kadar flavanol tinggi selama 12
minggu. (3)
Yang berarti kulit kamu memiliki perlindungan yang lebih baik untuk terlindung dari
sinar matahari. (3)
Meningkatkan Mood
Kandungan polifenol yang ada pada dark chocolate dapat membantu kamu untuk
meningkatkan mood dan menjadi lebih baik dibanding sebelumnya.
Pada penelitian menemukan bahwa peserta yang makan 85% dark chocolate
sebanyak 10 gram setiap hari mempertahankan suasana hati yang lebih baik secara
keseluruhan daripada mereka yang lebih sedikit jumlah dalam makan cokelat —
atau tanpa cokelat sama sekali. (1)
Berapa Rekomendasi Takaran dalam Konsumsi Dark Chocolate?
Rekomendasi konsumsi dark chocolate yang bisa kamu konsumsi adalah sebesar 1-2 ons
atau setara 30-60 gram. Kurang lebih dalam 1 ons setara dengan 3 kotak tipis yang
dipotong dari bar besar. (1)
Pilih dengan kadar 70% kakao untuk mendapatkan kadar flavonoid yang lebih tinggi.
Namun perlu diingat, persentase kakao yang tinggi juga mengakibatkan rasa yang lebih
pahit.
Konsumsi Dark Chocolate Secukupnya Untuk Dapatkan Manfaat yang Maksimal!
Dark Chocolate memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun perlu diingat, dark
chocolate tetap mengandung kalori yang cukup tinggi. Kamu bisa mengkonsumsi dari
kadar kakao sebesar 50% lalu meningkat perlahan hingga 70%.
Konsumsi dark chocolate akan memberikan efek tenang. Ketika kamu ingin konsumsi
cokelat, lalu kamu konsumsi dark chocolate, maka otak akan mendapatkan sinyal
kepuasaan, dan akan membuat kamu merasa puas dan senang.
Editor : Aldera, S.Tr.Gz
Referensi
Cleveland Clinic. Dark Chocolate Health Benefits, The Surprising Boosts of This Decadent Treat. 2022
[cited 2022 Jan 18], Available from: https://health.clevelandclinic.org/dark-chocolate-health-benefits/
Gunnars, K. 7 Proven Health Benefits of Dark Chocolate. 2022 [cited 2022 Jan 18], Available from:
https://www.healthline.com/nutrition/7-health-benefits-dark-chocolate
Harvard. Dark Chocolate. Harvard. [cited 2022 Jan 18], Available from:
https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/dark-chocolate/
Heart Uk. Dark Chocolate. Heart UK. [cited 2022 Jan 18], Available from:
https://www.heartuk.org.uk/low-cholesterol-foods/dark-chocolate
Lee, Y. et al. Effects of Dark Chocolate and Almonds on Cardiovascular Risk Factors in Overweight and
Obese Individual. A Randomized Controlled‐Feeding Trial. JAHA. 2017.
Nordqvist, J. Health benefits and risks of chocolate. 2018 [cited 2022 Jan 18], Available from:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/270272#benefits
Tokede, Bunmi & Gaziano, J.M. & Djoussé, Luc. Effects of cocoa products/dark chocolate on serum
lipids: A meta-analysis. European journal of clinical nutrition. 2011. 65. 879-86. 10.1038/ejcn.2011.64.
WebMD Contributor. Chocolate: Are There Health Benefits?. 2022 [cited 2022 Jan 18], Available from:
https://www.webmd.com/diet/health-benefits-chocolate#:~:text=Chocolate%20is%20especially%20ri
ch%20in,Cardiovascular%20support.
Yuang, S. et al. Chocolate Consumption and Risk of Coronary Heart Disease, Stroke, and Diabetes: A
Meta-Analysis of Prospective Studies. A meta-analysis. Pubmed. 2017.
Makanan manis adalah makanan yang banyak digemari karena dipercaya dapat
meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik, salah satunya cokelat. Namun bagi penderita
Diabetes, cokelat menjadi salah satu makanan yang dihindari dan dijadikan sebagai pantangan
karena kandungan gula yang tinggi didalamnya. Lalu, apakah penderita Diabetes tidak boleh
makan cokelat?
Menurut American Diet Association (ADA) mengatakan bahwa penderita Diabetes
Melitus masih dapat mengonsumsi makanan manis seperti cokelat selama dikonsumsi dalam
jumlah yang cukup dan tidak berlebihan (1). Hal ini membuat banyak penderita Diabetes
berpikir bahwa cokelat adalah ancaman bagi kelangsungan hidup mereka dan bahkan
menjadikan cokelat sebagai cemilan yang terpaksa harus dibuang jauh-jauh seperti halnya
cemilan manis lainnya. Akan tetapi, taukah anda, bahwa ada jenis cokelat yang baik bagi
penderita Diabetes Melitus yang manfaatnya bisa menurunkan tekanan darah dan kadar gula
darah, loh. Ya, cokelat hitam atau biasa disebut dark chocolate.
Manfaat “Dark Chocolate” Bagi Penderita Diabetes Melitus
Berbeda dengan jenis cokelat lainnya, dark chocolate memiliki kandungan polifenol
yang lebih banyak dibandingkan milk chocolate (cokelat susu), Polifenol adalah senyawa yang
bersifat antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang dapat
menyebabkan kerusakan sel, Polifenol yang ada pada dark chocolate inilah yang mempunyai
manfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin yakni mengurangi efek buruk dari
hiperglikemia sehingga dapat mengontrol kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Channa., et al pada tahun 2017 menunjukkan
bahwa konsumsi milk chocolate dan white chocolate dapat meningkatkan kadar gula darah 30
menit lebih cepat dibandingkan dark chocolate (2). Selain itu, kandungan polifenol pada dark
chocolate juga dapat meningkatkan sistem kekabalan tubuh dan bermanfaat bagi fungsi
kognitif yang memberikan efek positif pada daya ingat (memory) (3)(4). Dark chocolate yang
kaya akan serat juga dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama dan menurunkan
keinginan untuk makan makanan manis, asin dan berlemak yang bisa dijadikan cemilan yang
baik untuk menurunkan berat badan. Cokelat hitam mengandung lebih sedikit gula tanpa
kandungan susu dan memiliki lebih sedikit kalori daripada milk chocolate (cokelat susu),
sehingga penderita diabetes dapat lebih mudah menikmatinya.
Dark Chocolate Yang Tepat Bagi Penderita Diabetes Melitus
Banyak dark chocolate yang dipasarkan dengan mencantumkan presentase kandungan cokelat
pada kemasan. namun perlu kita catat bahwa tidak semua dark chocolate itu sama dari segi
presentase kandungan kakao, kandungan gula dan pemanis lainnya. Berikut 4 hal yang harus
diperhatikan dalam memilih dark chocolate bagi penderita Diabetes Melitus
Perhatikan porsi konsumsi dark chocolate Dark chocolate yang aman dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus berdasarkan penelitian pada tahun 2018 menyarankan untuk mengonsumsi cokelat hitam tidak lebih dari 50 gr per harinya yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa dan mengurangi resistensi insulin
Perhatikan persentase kandungan kakao Harvard T.H Chan School of Public Health menyaran untuk memilih dark chocolate yang memiliki kandungan kakao 70% atau lebih dan bukan jenis cokelat putih atau cokelat susu
Perhatikan kandungan gula untuk menjaga asupan karbohidrat tetap terkendali Semua cokelat, termasuk dark chocolate juga mengandung karbohidrat. Oleh
karena itu agar asupan karbohidrat yang kita konsumsi dari dark chocolate tetap dalam
batas aman, maksimal mengonsumsi karbohidrat 15-30 gr untuk menjaga kadar gula
darah agar tetap normal, ujar Anna Simon, spesialis Diabetes Care and Education
Perhatikan penambahan bahan pemanis Batasi mengonsumsi dark chocolate yang diberi tambahan caramel dan pemanis lainnya. Anna Taylor seorang Dietisien dari Cleveland Clinic Ohio merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 8 gr gula dalam 28 gr dark chocolate dan menyarankan untuk mengonsumsi dark chocolate dengan penambahan kacang seperti kacang almond yang kita ketahui dapat memberikan efek mengenyangkan untuk
memperlambat kenaikan kadar gula dalam darah (5)
Itulah sederet manfaat dark chocolate dan tips memilih dark chocolate yang baik bagi
penderita Diabetes Melitus. Selalu memperhatikan kandungan cokelat yang dijual
dipasaran untuk kita konsumsi karena setiap produsen bekerja dengan takaran yang
berbeda. Ingat juga untuk tetap mengikuti anjuran dan rekomendasi yang disampaikan para
ahli dan jangan lupa untuk menyeimbangkan dengan menjaga pola hidup sehat, mengatur
pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bervariasi dan selalu konsultasikan
dengan ahli gizi anda.
Editor : Aldera, S.Tr.Gz
Referensi
Nicole Galan, LN. It is safe for a person with diabetes to eat sweets? [Internet]. Medical News Today.
2018. [cited 2023 Jan 19]. Available from:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/323080#_noHeaderPrefixedContent
Narsh CE, Green DJ, Naylor LH, Guelfi KJ. Consumption of dark chocolate attenuates subsequent
food intake compared with milk and white chocolate in postmenopausal women. Appetite.
2017;116:544-551
Daniel J.Lamport, Eleni C, Christina A. Beneficial Effects of Dark Chocolate for Episodic Memory in
Healthy Young Adults: A Parallel-Groups Acute Intervention with a White Chocolate Control.
Nutrients. 2020;483:1-9
Nirali P, Swati J, Dr.Bharat BM. Dark chocolate: Consumption for human health. Journal of
Pharmacognosy and Phytochemistry. 2019;8(3)2887-2890
Stephanie Bucklin, Lauren Bedosky. The Best Ways to Enjoy Dark Chocolate When You Have
Diabetes [Internet]. EverydayHealth. 2021. [cited 2023 jan 20]. Available from:
https://www.everydayhealth.com/type-2-diabetes/diet/why-dark-chocolate-one-best-desserts-diabetics/
Masalah malnutrisi rentan dialami oleh para survivor kanker. Malnutrisi
merugikan karena berdampak pada kelancaran terapi, prognosis dan
kualitas hidup. Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah malnutrisi
adalah dengan mengupayakan pemenuhan asupan zat gizi secara
optimal.
Malnutrisi dan survivor kanker
Survivor kanker akan mengalami perubahan metabolisme karbohidrat,
protein dan lemak yang berpengaruh pada penurunan berat badan.
Pasien non kanker selama starvasi mengalami penurunan metabolisme,
namun pada survivor kanker akan terjadi hipermetabolisme sehingga
menyebabkan penurunan status gizi. Penurunan asupan makan dan
komplikasi gastrointestinal berat dapat muncul akibat dari proses
pengobatan seperti kemoterapi, opiat dan radiologi yang memberi efek
samping mual, muntah, kram perut, kembung, mucositis dan ileus paralitik.
Kondisi stres psikologis seperti rasa kesepian dan kesendirian juga
memiliki peran penting pada penurunan nafsu makan. (1,2) Kondisi
penurunan asupan makan yang berlangsung lama akan menyebabkan
malnutrisi.
Bagaimana cara mencukupi asupan zat gizi secara optimal?
Pengaturan asupan energi
Menentukan kebutuhan energi untuk kondisi kanker dapat menggunakan pedoman ASPEN. Estimasi kebutuhan energi tergantung pada beberapa kondisi seperti tingkat aktivitas, stress metabolik dan status gizi. Kebutuhan energi dapat diberikan sesuai kebutuhan minimal individu sehat yaitu 25-30 kkal/kg BB/hari. Energi diberikan tinggi untuk mengganti simpanan dalam tubuh jika berat badan kurang. Apabila terjadi infeksi, energi perlu ditambah dengan menyesuaikan keadaan infeksi. (1,2)
Pengaturan asupan protein
Protein diberikan tinggi yaitu dengan target asupan 1,2-1,5 g/kg BB/hari untuk mengganti kehilangan berat badan. Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mengaharuskan konsumsi protein hingga 2 g/kg BB/hari. (2)
Pengaturan asupan lemak Lemak diberikan 30-50% dari kebutuhan kalori total. Makanan sumber lemak sebaiknya banyak diberikan pada pagi hari dengan porsi kecil dan sering. (1) Jenis lemak yang diutamakan adalah lemak esensial khususnya yang mengandung omega-3 seperti minyak zaitun karena mampu mengurangi inflamasi. (1,2)
Pengaturan kebutuhan vitamin dan mineral Pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral dianjurkan sesuai kebutuhan normal dapat diperoleh dari makanan. Kondisi penurunan berat badan kronis dipastikan terjadi peningkatan hormon diuretik yang menyebabkan cairan dan vitamin mineral tertentu hilang. Pemberian
suplemen dianjurkan pada kondisi defisiensi yaitu vitamin C (500 mg/hari), Vitamin B1 (200-300 mg), kalium (2-4 mmol/kg BB/hari),fosfat (0,3-0,6 mmol/kg BB/hari), magnesium (0,2 mmol/kg BB/hari melalui intravena atau 0,4 mmol/kg BB/hari melalui oral ). (2)
Pengaturan kebutuhan serat Asupan serat yang dianjurkan adalah memenuhi 30 g/hari atau setara dengan lima porsi sayur dan buah per hari yaitu sebanyak 400 g. Beberapa penelitian menyebutkan konsumsi tinggi serat memiliki peran protektif pada beberapa jenis kanker. Sebagai contoh setiap asupan 5 g serat/hari mampu menurunkan risiko mortalitas karena kanker kolorektal sebesar 18% dan manfaat terbesar dapat dirasakan apabila konsumsi 24 g serat/hari. (2.3)
Apa saja bahan makanan yang dianjurkan dan tidak?
Karbohidrat
Jenis karbohidrat yang familiar dan mudah ditemukan seperti beras
putih, kentang, jagung, ubi merupakan bahan makanan yang
dianjurkan. Bahan makanan tinggi serat dapat diperoleh dari konsumsi
makanan seperti oat, roti, tepung, sereal dan pasta yang berbahan
dasar gandum utuh. Produk mie tidak dianjurkan karena tinggi natrium
dan rendah serat. (2,3)
Protein hewani
Pemilihan jenis protein hewani dianjurkan yang tidak melalui proses
pengawetan dan pengalengan. Daging merah yang diolah dengansuhu tinggi dapat meningkatkan risiko kanker lambung, hal ini dikaitkan
dengan muncul zat karsinogen pada makanan. Jenis bahan makanan
yang dianjurkan adalah daging sapi tanpa lemak, daging ayam tanpa
kulit, ikan, telur (bagian kuning maksimal 3 butir/hari). (2,3,4)
Protein nabati
Kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai,
kacang polong dianjurkan karena mengandung polifenol yang dapat
memperkuat sistem imun untuk melawan kanker. Kacang-kacangan
juga sumber asam omega-3 yang dapat membunuh sel kanker dengan
memotong suplai darah. (5)
Lemak
Sumber lemak yang dianjurkan adalah tak jenuh seperti minyak jagung,
minyak kedelai, minyak zaitun. (2)
Sayur
Sayur sebangsa kol (brasicca) seperti kubis, bunga kol dan brokoli
merupakan sumber bahan makanan antikarsinogenik. Selain itu, jenis
sayur familiar seperti lobak, pare, bayam, buncis, selada, diperbolehkan
asalkan tidak diawetkan atau dikalengkan. Sayur sebaiknya dikonsumsi
setiap hari karena kandungan antioksidan dan sumber serat. (2,5)
Buah
Buah seperti papaya, pisang, jeruk manis, jeruk lemon, kurma, stroberi,
anggur, dan sebagainya dianjurkan dikonsumsi karena kaya akan
vitamin mineral dan anti oksidan. Tomat masak juga dianjurkan karena
kandungan likopen dapat melindungi DNA dari kerusakan akibat sel
kanker. Anjuran konsumsi buah adalah dalam keadaan segar, bukan
buah yang sudah diawetkan dan dikalengkan. (2,5)
Editor : Aldera, S.Tr.Gz
Referensi
Marischa S, Angraini DI, Putri GT. Malnutrisi pada pasien kanker. MEDULA,
medicalprofession journal of lampung university. 2017;7(4):107–11.
Suharyati, Hartati BSA, Kresnawan T, Sunarti, Hudayani F, Darmarini F. Penuntun diet
dan terapi gizi. 4th ed. Jakarta: Buku Kedokteran EGC: 2019.
Tjakrapawira A, Peran protektif diet tinggi serat dan gandum utuh terhadap penyakit
kardiovaskuler, diabetes, dan kanker [internet]. Available from: https://www.alomedika.com/cme-skp-peran-protektif-diet-tinggi-serat-dan-
gandum-utuh-terhadap-penyakit-kardiovaskular-diabetes-dan-kanker
Kurniasari FN, Harti LB, Ariestiningsih AD, Wardhani SO, Nugroho S. Buku Ajar Gizi dan
Kanker. Universitas Brawijaya Press; 2017.
Tim CNN. Kacang hingga ubi, sederet makanan ‘harian’ bisa cegah kanker [internet]. 2019 [cited 2019 Oct 30]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-
hidup/20190819125216-255-422650/kacang-hingga-ubi-sederet-makanan-harian-
bisa-cegah-kanker