Cuci Tangan, Kunci Penting dalam Kesehatan

Cuci Tangan, Kunci Penting dalam Kesehatan

Bagikan

Tahukah Kamu? Kedua tangan kita berperan penting dalam penularan penyakit. Berbagai patogen penyebab penyakit menular bisa menyebar dari orang ke orang lainnya hanya melalui tangan. Cuci tangan merupakan salah satu kegiatan yang tampak sepele, namun sangat penting dilakukan karena telah terbukti efektif dalam mencegah penyebaran penyakit dan juga pengendalian infeksi. Untuk itu, penting bagi setiap orang untuk rutin menjaga kebersihan diri, salah satunya dengan mencuci tangan yang benar.

FOTO ARTIKEL WEBSITE-18

Yuk! Simak Pentingnya Cuci Tangan

Tak semua orang menyadari bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan benar sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Lantas, apa pentingnya cuci tangan?

  1. Mencegah berbagai macam penyakit Berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan benar adalah penyakit pencernaan (diare, keracunan makanan dan hepatitis A), gangguan pernafasan (pneumonia dan flu), infeksi lainnya (infeksi saluran kencing, meningitis dan MRSA).
  2. Membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya lainnya Sifat bakteri, kuman dan virus memang mikroskopik.Itu artinya, mikroorganisme tersebut tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Perlu alat tersendiri untuk memastikannya. Meski tak tertangkap mata, bukan berarti mikroorganisme tidak ada di permukaan tangan dan berbagai benda. Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk mencuci tangan supaya terhindar dari kuman dan mikroorganisme berbahaya.
  3. Memutus rantai penyebaran penyakit Mencuci tangan tak hanya mencegah diri sendiri dari penyebaran penyakit, namun juga bisa membawa manfaat berupa perlindungan bagi orang-orang di sekitar.
  4. Menghemat pengeluaran Penyakit yang ditularkan dari tangan yang tidak bersih memiliki tingkat keparahan yang beragam, mulai dari yang bersifat ringan hingga berat. Semakin berat penyakit yang diderit, tentu semakin besar pula biaya yang dikeluarkan untuk menyembuhkan penyakit tersebut.
  5. Mencegah resistensi antibiotik Penggunaan antibiotik berlebihan berisiko meningkatkan resitensi antibiotik. Ini menyebabkan antibiotik tidak lagi bekerja secara maksimal dalam membunuh kuman. Dengan mencegah penularan penyakit yang membutuhkan antibiotik, maka bisa turut serta mengurangi risiko resistensi antibiotik. Hal ini bisa dimulai dengan menerapkan kebiasaan cuci tangan. (3)

Ada berapa Prosedur Cuci Tangan?

Kuman penyakit sangat mudah ditularkan melalui tangan. Pada saat makan, kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh yang dapat menimbulkan penyakit. Tangan kadang terlihat bersih secara kasat mata namun tetap mengandung kuman. Prosedur kebersihan tangan dapat dilakukan dengan dua cara sebagai berikut:

  1. Bila tangan jelas tampak kotor atau terkena cairan tubuh (darah, ingus, dahak, air seni, tinja, dll), maka lakukanlah cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun selama 40 – 60 detik.
  2. Bila tangan tampak bersih, prosedur kebersihan tangan dapat dilakukan dengan menggunakan cairan berbasis alkohol (handrub) selama 20 – 30 detik. (2)

Bagaimana Langkah Cuci Tangan yang Benar?

FOTO ARTIKEL WEBSITE-19

Untuk mengoptimalkan kebersihan tangan yang harus dilakukan secara berurutan. Berikut ini adalah langkah-langkah cuci tangan yang benar:

  1. Tuang cairan pencuci tangan (sabun/ handrub) pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.
  2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.
  3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih.
  4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
  5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian.
  6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. (2)

Kapan Harus Cuci Tangan?

Cuci tangan umumnya dilakukan saat sebelum dan sesudah menyentuh apa saja. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Kementerian Kesehatan menyarankan momen penting untuk mencuci tangan sebagai berikut:

  1. Sebelum, saat dan sesudah menyiapkan makanan
  2. Sebelum dan setelah makan.
  3. Sebelum menyusui bayi dan mengganti popok.
  4. Sebelum dan setelah mengasuh seseorang yang sakit di rumah.
  5. Sebelum dan sesudah merawat luka.
  6. Setelah buang air.
  7. Setelah batuk dan bersin.
  8. Setelah menyentuh sampah.
  9. Setelah beraktivitas seperti mengetik, menyentuh uang, hewan atau binatang, berkebun. (1)

Tangan adalah bagian dari tubuh kita yang mudah terkontaminasi dan mengandung banyak bibit penyakit. Maka dari itu, setiap orang harus mencuci tangan dengan benar sebelum dan setelah melakukan aktivitas. Menjaga kebersihan tangan bukan hanya perlu dilakukan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak perlu diajarkan sejak dini. Budaya cuci tangan dengan benar sangat didukung oleh World Health Organization (WHO) oleh karena itu pada tanggal 15 Oktober diperingati sebagai hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia.

Editor :  Aldera, S.Tr.Gz

Referensi

  1. Centers for Disease Control and Prevention. Show Me the Science - How to Wash Your Hands. https://www.cdc.gov/handwashing/show-me-the-science-handwashing.html
  2. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2022). Pentingnya Cuci Tangan untuk Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan 3. Puskesmas Kuta Selatan. (2023). 4 Alasan Kenapa Cuci Tangan Adalah Kunci Penting untuk Kesehatan. Badung: Puskesmas Kuta Selatan
No Comments

Post A Comment